SAMARINDA – Pertarungan strategi di atas meja domino kembali memanas seiring dimulainya HGI Samarinda Domino Tournament 2026 yang berlangsung di GOR Segiri. Sebanyak 1.536 atlet yang datang dari 10 provinsi berbeda di Indonesia berkumpul untuk memperebutkan tiket bergengsi menuju kasta tertinggi kompetisi domino nasional. Ajang ini merupakan Series 4 dalam rangkaian babak kualifikasi Liga Pro Domino Indonesia, sebuah kompetisi resmi yang berada di bawah naungan Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI).
Kolaborasi antara PB PORDI dengan Higgs Games Island (HGI) dalam turnamen ini menyediakan total hadiah fantastis senilai Rp200 juta serta Piala Wali Kota Samarinda. Momentum ini bukan sekadar mengejar kemenangan finansial, melainkan juga memperebutkan posisi empat tim terbaik. Tim yang berhasil menembus babak semifinal otomatis mengamankan tempat untuk bertanding pada seri terakhir kualifikasi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini. Pertandingan ini melanjutkan kesuksesan Series 3 sebelumnya yang telah melahirkan talenta-talenta potensial dari berbagai daerah.
Jalur Menuju Kualifikasi Liga Pro Domino Indonesia
- Skala Peserta: Diikuti oleh 1.536 atlet dari 10 provinsi, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap cabang olahraga otak ini.
- Sistem Kompetisi: Series 4 Samarinda menjadi babak krusial sebelum memasuki putaran final di Jakarta.
- Hadiah dan Gengsi: Total hadiah Rp200 juta dan Piala Wali Kota Samarinda menjadi daya tarik utama bagi para pemain profesional.
- Target Final: Empat tim terbaik akan mewakili daerah untuk bertarung di level nasional pada akhir 2026.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara yang berlangsung selama dua hari ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya bagi setiap peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kebersamaan antarprovinsi. Andi Harun secara khusus mengingatkan para atlet untuk memegang teguh motto 4N 1T yang menjadi napas perjuangan PORDI. Prinsip tersebut mencakup larangan terhadap judi, narkoba, alkohol, dan rokok (No Judi, No Narkoba, No Alkohol, No Smoking), serta kewajiban untuk tetap tertib dalam menjalankan ibadah.
Misi Besar PB PORDI Menghapus Stigma Negatif
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menegaskan bahwa Series 4 di Samarinda ini merupakan titik tengah yang sangat menentukan dalam perjalanan menuju Liga Pro Domino Indonesia. Ia mengamati bahwa keterlibatan pemain dan cakupan daerah yang semakin luas menjadi bukti nyata perkembangan olahraga domino di tanah air. PB PORDI terus berupaya mengubah persepsi masyarakat yang selama ini sering mengaitkan domino dengan aktivitas negatif atau perjudian. Melalui regulasi ketat dan turnamen resmi, domino kini bertransformasi menjadi cabang olahraga prestasi yang mengandalkan kecerdasan logika.
Upaya profesionalisasi ini terlihat dari standarisasi aturan main dan sistem poin yang digunakan dalam turnamen HGI Samarinda. Penggunaan teknologi dan aplikasi dalam pencatatan skor juga membantu meningkatkan transparansi kompetisi. Anda dapat memantau perkembangan regulasi olahraga ini melalui laman resmi Antara News sebagai referensi berita olahraga nasional yang kredibel. Hal ini sejalan dengan visi besar menjadikan domino sebagai olahraga yang dipertandingkan di ajang multievent seperti PON di masa depan.
Analisis: Transformasi Domino Menjadi Cabang Olahraga Prestasi
Secara kritis, kehadiran 1.536 atlet di Samarinda ini menandai pergeseran budaya permainan domino di Indonesia. Jika dahulu domino hanya dianggap sebagai pengisi waktu luang di pos ronda, kini ia berdiri sejajar dengan catur sebagai olahraga otak yang menuntut konsentrasi tinggi. Integrasi dengan platform digital seperti Higgs Games Island menunjukkan bahwa ekosistem olahraga tradisional mulai beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Kolaborasi ini memperluas jangkauan atlet dari kalangan milenial hingga generasi Z yang lebih akrab dengan antarmuka digital.
Namun, tantangan terbesar bagi PB PORDI adalah mempertahankan konsistensi penerapan aturan “No Judi”. Integritas turnamen akan menjadi kunci utama apakah olahraga ini dapat diterima sepenuhnya oleh masyarakat luas dan badan olahraga internasional. Keberhasilan Series 4 di Samarinda ini menjadi tolok ukur kesiapan panitia dalam menyelenggarakan acara skala besar yang tertib, bersih, dan profesional. Dengan dukungan pemerintah daerah dan sponsor kuat, masa depan domino profesional di Indonesia tampak semakin cerah.

