JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, secara resmi membuka penggunaan lapangan olahraga serbaguna di lingkungan RW 09, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat. Peresmian yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) ini menandai babak baru bagi penyediaan ruang terbuka publik yang berkualitas di kawasan padat penduduk. Kehadiran fasilitas ini merespons kebutuhan mendesak warga akan sarana olahraga yang representatif, terutama untuk mendukung geliat turnamen sepak bola jalanan yang populer dengan sebutan Liga Aspal.
Basri Baco menegaskan bahwa lapangan ini bukan sekadar hamparan lantai semen untuk berolahraga. Ia memandang fasilitas tersebut sebagai pusat interaksi sosial yang mampu mempererat silaturahmi antarwarga. Oleh karena itu, politisi tersebut meminta masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan lahan ini untuk berbagai kegiatan positif. Selain sepak bola, warga dapat menggunakan area tersebut untuk agenda senam bersama, rapat warga, hingga kegiatan seni dan budaya.
Sinergi Pemanfaatan Lahan Milik PT KAI
Pembangunan lapangan ini terwujud berkat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Basri Baco menjelaskan bahwa area lapangan berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Melalui skema peminjaman lahan untuk kepentingan publik, PT KAI memberikan lampu hijau agar lahan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Namun, pemberian izin ini menyertakan sejumlah komitmen yang harus dipatuhi oleh pengguna lapangan.
- Warga wajib menjaga kebersihan area lapangan setiap hari setelah penggunaan.
- Dilarang keras menyalahgunakan fasilitas untuk kepentingan bisnis pribadi atau komersial yang tidak transparan.
- Perawatan infrastruktur fisik seperti pagar dan lantai menjadi tanggung jawab kolektif pengelola lingkungan.
- Pihak KAI memiliki hak untuk meninjau kembali penggunaan lahan jika ditemukan pelanggaran aturan.
Basri Baco juga mengingatkan bahwa ketersediaan ruang terbuka di Jakarta semakin terbatas. Maka dari itu, kerja sama seperti ini menjadi solusi cerdas untuk menghidupkan kembali semangat berolahraga di pemukiman urban. Keberhasilan proyek di RW 09 Menteng ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain di Jakarta Pusat dalam mengonversi lahan tidur menjadi fasilitas yang produktif.
Mendukung Ekosistem Liga Aspal dan Talenta Lokal
Salah satu pemicu utama pembangunan lapangan ini adalah masifnya antusiasme pemuda terhadap Liga Aspal. Turnamen sepak bola komunitas ini telah melahirkan banyak talenta berbakat dari gang-gang sempit di Jakarta. Dengan adanya lapangan yang lebih layak, para atlet muda di kawasan Menteng tidak perlu lagi mencari tempat jauh untuk sekadar berlatih teknik dasar atau menggelar pertandingan persahabatan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dinas terkait juga terus memantau perkembangan infrastruktur penunjang olahraga di tingkat kelurahan. Upaya ini sejalan dengan program Jakarta Sehat yang mendorong warga untuk aktif bergerak demi meningkatkan angka harapan hidup. Ke depannya, Basri Baco menjanjikan akan terus mengawal usulan warga terkait penambahan fasilitas penunjang seperti lampu penerangan yang memadai agar lapangan bisa berfungsi optimal hingga malam hari.
Panduan Mengelola Fasilitas Publik Berbasis Komunitas
Mengelola lapangan olahraga di lingkungan RW memerlukan manajemen yang rapi agar tidak menimbulkan konflik horizontal. Berikut adalah panduan efektif yang bisa diterapkan warga untuk menjaga keberlangsungan fasilitas publik:
- Penjadwalan yang Adil: Susun jadwal rutin untuk berbagai kelompok umur, mulai dari anak-anak, remaja, hingga kelompok lansia.
- Dana Pemeliharaan Mandiri: Warga dapat menyepakati iuran sukarela atau pengelolaan parkir yang transparan untuk biaya pengecatan ulang dan perbaikan kerusakan kecil.
- Sistem Keamanan: Libatkan unsur karang taruna untuk mengawasi penggunaan lapangan agar terhindar dari aksi vandalisme.
Langkah preventif ini sangat krusial mengingat biaya renovasi fasilitas publik seringkali memakan waktu lama jika hanya bergantung pada anggaran pemerintah. Melalui semangat gotong royong, fasilitas yang diresmikan Basri Baco ini diharapkan tetap kokoh dan bermanfaat bagi generasi mendatang di Menteng.

