Satpol PP Solo Amankan Pengamen Waria yang Tampar Pengunjung di Singosaren

Date:

SOLO – Aksi premanisme berkedok mengamen kembali mencoreng citra ketertiban umum di Kota Solo. Personel Satpol PP Kota Surakarta bergerak cepat meringkus seorang pengamen waria yang dikenal dengan nama panggung Manohara. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat serta rekaman video viral yang menunjukkan aksi kekerasan pelaku terhadap salah satu pengunjung warung nasi padang di kawasan Singosaren.

Insiden bermula ketika pelaku menghampiri meja pengunjung untuk meminta uang. Namun, penolakan sopan dari pengunjung justru memicu emosi pelaku. Tanpa peringatan, Manohara melayangkan tamparan keras ke arah wajah korban. Kejadian ini segera memancing perhatian warga sekitar dan netizen setelah videonya tersebar luas di berbagai platform media sosial, memicu desakan agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas.

Kronologi Kekerasan di Kawasan Singosaren

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, pelaku menunjukkan perilaku agresif sejak awal memasuki area rumah makan. Ketidaksediaan pengunjung untuk memberikan uang receh menjadi pemantik kemarahan yang tidak proporsional. Peristiwa ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat mengenai keberadaan pengamen yang memaksa dan mengintimidasi di pusat-pusat keramaian Surakarta.

  • Pelaku mendekati pengunjung di warung makan kawasan Singosaren saat jam makan siang.
  • Korban menolak memberikan uang secara baik-baik.
  • Pelaku melakukan kontak fisik berupa tamparan kepada korban di depan umum.
  • Warga merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial hingga viral.
  • Tim reaksi cepat Satpol PP Solo melakukan penyisiran dan menangkap pelaku di lokasi persembunyiannya.

Analisis Kritis: Fenomena ‘Viral-to-Action’ dalam Penegakan Perda

Kasus penangkapan Manohara ini mencerminkan pola penegakan hukum di era digital yang sangat bergantung pada laporan viral. Meskipun respons Satpol PP Solo patut mendapatkan apresiasi karena kecepatan tindakannya, fenomena ini menyisakan pertanyaan besar mengenai konsistensi patroli rutin. Penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pedagang Kaki Lima serta aturan mengenai ketertiban umum seharusnya berjalan preventif, bukan sekadar reaktif terhadap konten media sosial.

Masyarakat mengharapkan pemerintah kota tidak hanya hadir saat sebuah kasus menjadi perbincangan hangat di Twitter atau Instagram. Pengawasan di titik-titik rawan seperti Singosaren, Ngarsopuro, dan sepanjang Jalan Slamet Riyadi memerlukan kehadiran petugas secara fisik maupun melalui integrasi kamera pengawas (CCTV) yang aktif 24 jam. Langkah ini penting untuk menjamin kenyamanan wisatawan dan warga lokal yang ingin menikmati suasana kota tanpa rasa was-was akan intimidasi dari oknum jalanan.

Langkah Pembinaan dan Mitigasi Premanisme Jalanan

Setelah penangkapan, Satpol PP membawa pelaku ke kantor untuk menjalani pendataan dan pembinaan lebih lanjut. Pemerintah Kota Surakarta biasanya bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk memberikan pembinaan mental dan keterampilan bagi para pengamen yang terjaring razia. Namun, dalam kasus yang melibatkan unsur penganiayaan fisik, tindakan hukum yang lebih berat bisa saja diterapkan untuk memberikan efek jera.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui kanal resmi seperti ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta) jika menemui kejadian serupa. Jangan sampai tindakan main hakim sendiri terjadi karena lambatnya respons petugas di lapangan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai regulasi ketertiban umum, masyarakat dapat memantau melalui laman resmi Pemerintah Kota Surakarta.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha jalanan dan pengamen bahwa ruang publik milik bersama. Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak memiliki tempat di kota yang mengedepankan slogan ‘Solo Berseri’. Penertiban yang dilakukan bukan bermaksud memutus rezeki seseorang, melainkan mengatur agar hak setiap orang untuk merasa aman di ruang publik tetap terjaga dengan baik.

Share post:

Berlangganan

spot_imgspot_img

Populer

More like this
Related

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Berencana Siswi SD di Makassar yang Lama Mengintai Korban

MAKASSAR - Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar bergerak cepat...

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Rincian Anggaran Sapi Kurban Presiden Prabowo Senilai Rp 100 Miliar

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan...

Selebgram Woodyrman Terancam Penjara Usai Aniaya Warga Brunei Hingga Tewas di Blok M

Kronologi Tragis Penganiayaan di Kawasan Blok MPenyidik kepolisian menetapkan...

Inovasi Wadah Alami Distribusi Kurban untuk Kurangi Sampah Plastik

Masyarakat di berbagai pelosok Indonesia menunjukkan komitmen yang semakin...